MAKASSAR, PERMATANEWS | Mantan Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Raymond Ardan Arfandy menyuarakan dukungan penuh kepada Haji Badris Salam (HBS) untuk memimpin REI Sulsel periode 2026-2029.
Dukungan tersebut disampaikan Raymond dalam deklarasi pencalonan HBS sebagai Ketua DPD REI Sulsel yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (9/9/2026).
Mengawali sambutannya, Raymond mengapresiasi deklarasi yang digelar dengan meriah tersebut.
Bahkan, ia sempat melontarkan guyonan dengan mengibaratkan suasana deklarasi HBS layaknya deklarasi seorang calon kepala daerah.
Candaan itu pun langsung disambut tepuk tangan dan tawa para hadirin.
Dihadapan keluarga besar REI Sulsel, Raymond kemudian bernostalgia tentang perjalanan dirinya ketika maju sebagai Ketua REI Sulsel sekitar 16 tahun lalu.
Ia mengisahkan proses panjang yang dilaluinya sebelum akhirnya mendapatkan restu dari tokoh senior REI Sulsel, H. Andi Idris Manggabarani.
Bagi Raymond, perjalanan organisasi tidak hanya berbicara tentang jabatan dan kemenangan dalam sebuah kontestasi. Lebih dari itu, organisasi membutuhkan kebersamaan, loyalitas, serta pemimpin yang mampu melahirkan generasi penerus.
Kini, sebagai Sekretaris Jenderal DPP REI, Dewan Kehormatan REI Sulsel sekaligus mentor, Raymond menyatakan komitmennya memberikan dukungan penuh kepada HBS untuk memimpin REI Sulsel.
Ia pun mengajak seluruh keluarga besar REI Sulsel untuk menjaga kekompakan dan mengawal langkah HBS menuju kepemimpinan REI Sulsel.
“Lebih baik kalah sebagai pejuang, daripada menang sebagai pengkhianat. Saya harap kita semua solid mendukung dan memenangkan HBS sebagai Ketua REI Sulsel,” tegas Raymond.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan paling kuat dalam deklarasi HBS.
Raymond menekankan bahwa kemenangan sejati dalam organisasi harus dibangun melalui perjuangan yang bermartabat, bukan dengan cara-cara yang mengorbankan loyalitas dan kebersamaan.
Menurutnya, seorang pemimpin juga tidak cukup hanya mampu mengumpulkan banyak pengikut. Kepemimpinan sejati, kata Raymond, adalah kemampuan melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang lebih baik di masa depan.
“Pemimpin bukanlah yang bisa menciptakan banyak pengikutnya, tetapi pemimpin sejati adalah dia yang bisa menciptakan pemimpin yang lebih baik berikutnya,” ujarnya.
Deklarasi HBS sendiri berlangsung di tengah dukungan dari berbagai unsur keluarga besar REI Sulsel.
Sejumlah tokoh dan mantan Ketua REI Sulsel turut hadir, diantaranya H. Andi Idris Manggabarani, H. Muh. Arief Mone, M. Sadiq, dan Sudarman Supardi. Hadir pula Ketua IOF Pengda Sulsel Adi Rasyid Ali.
Dalam kesempatan tersebut, HBS menegaskan bahwa pencalonannya membawa gagasan untuk menghadirkan arah baru bagi REI Sulsel.
“Hari ini saya berdiri di sini membawa arah baru REI Sulsel,” kata HBS.
HBS menawarkan visi mewujudkan REI Sulsel yang solid, inklusif, progresif dan bernurani sebagai rumah bersama bagi seluruh pengembang, sekaligus mendorong kemajuan industri properti dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Ia juga berkomitmen memperkuat persatuan organisasi tanpa sekat dan kubu-kubuan, memperjuangkan kepentingan anggota, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan perbankan, serta meningkatkan kapasitas para pengembang.
Dengan dukungan para senior dan tokoh organisasi, deklarasi tersebut menjadi momentum awal konsolidasi bagi HBS dalam menatap kontestasi Ketua DPD REI Sulsel periode 2026-2029. (Adv)







