SINJAI, PERMATANEWS | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi pegawai non-kesehatan.
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai ini resmi dibuka Sekretaris Dinkes, drg. Farina Irfani secara daring, Rabu (6/5/2026).
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan penanganan awal pada situasi kegawatdaruratan, seperti henti jantung, henti napas, hingga kecelakaan kerja sebelum tenaga medis tiba.
Sebanyak 33 peserta dari berbagai OPD di Kabupaten Sinjai mengikuti pelatihan yang berlangsung selama dua hari dengan metode daring dan luring.
Peserta diprioritaskan bagi pegawai yang memiliki peran strategis di lingkungan kerja, seperti petugas pelayanan publik, front office, dan keamanan.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kesiapan peserta untuk bertindak cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat,” ujar drg. Farina Irfani.
Materi pelatihan dibawakan oleh dr. Ahmad Pathoni Halim meliputi konsep dasar bantuan hidup dasar, simulasi penanganan darurat, hingga praktik langsung teknik BHD.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sinjai berharap setiap peserta mampu menjadi penolong pertama di lingkungan kerjanya, demi meningkatkan keselamatan bersama.***







