SINJAI, PERMATANEWS | Jalan rusak di jalur strategis kembali jadi perhatian. Kali ini, warga Lingkungan Batu Pake, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, memilih bertindak cepat dengan menambal lubang di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Jumat (27/3/2026).
Tanpa menunggu perbaikan dari pemerintah, warga secara swadaya menutup lubang besar menggunakan campuran semen, pasir, dan batu.
Mereka bergotong royong, mulai dari mengaduk bahan hingga menimbun lubang yang selama ini membahayakan pengguna jalan.
Lubang tersebut tergolong cukup parah, dengan diameter sekitar 60 sentimeter dan kedalaman mencapai 50 sentimeter.
Lokasinya berada di salah satu ruas penting yang tidak jauh dari kawasan wisata Bukit Gojeng serta menjadi akses menuju Kantor Bupati dan DPRD Sinjai.
Aksi ini dilakukan bukan tanpa alasan. Warga mengaku, kondisi jalan yang berlubang telah berulang kali menyebabkan pengendara terjatuh.
“Sudah banyak yang jatuh di sini, termasuk saya. Jadi kami berinisiatif menambalnya supaya tidak ada lagi korban,” ujar Arifai.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi sementara agar kerusakan tidak semakin parah, sembari menunggu penanganan dari pihak terkait.
Kondisi tanah yang labil juga menjadi kekhawatiran warga. Apalagi, di sekitar titik kerusakan terdapat pipa PDAM yang berisiko terdampak jika jalan terus mengalami kerusakan.
“Kalau hujan, lubangnya makin dalam. Di bawahnya ada pipa, jadi kami khawatir aspalnya bisa ambruk,” kata Hakim.
Warga menilai, dari beberapa titik kerusakan di sepanjang Jalan KH. Ahmad Dahlan, lubang yang mereka tambal merupakan yang paling membahayakan.
Langkah cepat warga ini menjadi potret kepedulian terhadap keselamatan bersama, sekaligus pengingat bagi pemerintah untuk segera melakukan perbaikan permanen di ruas jalan vital tersebut.







