Andi Rusmiati Bersama Komisi I DPRD Sinjai Kaji Strategi Stunting di Takalar

Legislator Golkar Rusmiati Rustham bersama rombongan Komisi I DPRD dan OPD Sinjai berdiskusi dengan jajaran Pemkab Takalar terkait strategi penanganan stunting, Jumat (6/3/2026). (foto: Alam/doc)
banner 120x600

TAKALAR, PERMATANEWS | Legislator Andi Rusmiati Rustham turut dalam rombongan Komisi I DPRD Sinjai yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan untuk mempelajari strategi percepatan penurunan angka stunting, Jumat (6/3/2026).

Politisi Partai Golkar tersebut mendampingi Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Sutomo, bersama sejumlah anggota Komisi I lainnya yakni Ardiansyah Haris, H. Muh. Darwis, dan Iqramulyo Nugroho.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya DPRD Sinjai dalam memperkuat dukungan terhadap program penanganan stunting melalui pembelajaran dari daerah yang dinilai berhasil menekan angka kasus tersebut.

Rombongan DPRD Sinjai juga didampingi sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Sinjai, diantaranya Dinas Kesehatan, Bappeda, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A2KB).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Rusmiati mengatakan, kunjungan ini dimanfaatkan untuk menggali berbagai strategi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam menangani persoalan stunting secara terpadu.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana program penurunan stunting dijalankan di Takalar, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan. Harapannya, hal-hal yang baik dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Sinjai,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DP3A2KB Kabupaten Takalar tersebut, juga menjadi forum diskusi antara DPRD Sinjai dan jajaran pemerintah setempat mengenai berbagai program percepatan penurunan stunting yang telah berjalan.

Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Sutomo, menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Melalui kunjungan ini kami ingin memastikan bahwa program penanganan stunting di Sinjai dapat terus diperkuat dengan kebijakan yang tepat serta dukungan lintas sektor,” kata Sutomo.

Dalam diskusi tersebut, rombongan DPRD Sinjai juga memperoleh informasi mengenai strategi yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam menekan angka stunting.

Salah satunya melalui program Sistem Bapak Asuh, dimana Bupati dan Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda, OPD, BUMN, hingga BUMD turut terlibat langsung melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting.

Pendekatan kolaboratif ini dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong efektivitas program penanganan stunting di Kabupaten Takalar. (Adv)