Sinjai Raih Terbaik Utama SSIC 2026, Industri Minyak Ikan Jadi Andalan

Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan (kedua dari kiri) menerima penghargaan Terbaik Utama SSIC 2026 atas proposal investasi “Industri Minyak Ikan” di Gedung Phinisi Bank Indonesia, Makassar. (Foto: ist)
banner 120x600

MAKASSAR, PERMATANEWS | Kabupaten Sinjai kembali menorehkan prestasi di bidang investasi. Melalui proposal Investment Project Ready to Offer (IPRO) bertajuk “Industri Minyak Ikan”, Sinjai meraih predikat Terbaik Utama pada South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Sinjai mengungguli empat daerah finalis lainnya, yakni Jeneponto, Barru, Sidrap, dan Toraja Utara. Ajang tersebut digelar di Gedung Phinisi Bank Indonesia, Makassar, Kamis (27/8/2026).

Proposal Sinjai dipresentasikan langsung Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan di hadapan tim juri dari unsur akademisi, pemerintah provinsi, dan lembaga pembiayaan infrastruktur.

Proposal “Industri Minyak Ikan” dinilai unggul dari sisi kesiapan dokumen, potensi ekonomi, dan kelayakan proyek untuk ditawarkan kepada investor.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Alhamdulillah, ini tentu sangat kita syukuri. Ini menjadi semangat bagi kita untuk terus menggali potensi investasi di Sinjai dan menawarkannya kepada calon investor,” kata Lukman, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, proposal investasi yang matang diharapkan mampu memudahkan masuknya investasi ke Sinjai sekaligus membuka peluang pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat.

Lukman juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, jajaran OPD, serta khususnya Dinas Perikanan Sinjai atas dukungan dalam pengembangan proyek tersebut.

Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Predikat Terbaik Utama SSIC 2026 menjadi bukti bahwa potensi daerah, khususnya sektor perikanan dapat dikembangkan menjadi proyek investasi yang konkret, layak, dan memiliki daya tawar bagi investor.***