MAKASSAR, PERMATANEWS | Andi Rusmiati Rustham, menegaskan pentingnya literasi digital bagi perempuan saat menghadiri peringatan Hari Kartini yang digelar Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sulawesi Selatan kerjasama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ballroom OJK Sulselbar Makassar, Selasa (21/4/2024).
Peringatan Hari Kartini ini dirangkaikan dengan seminar literasi digital serta edukasi pencegahan penipuan melalui platform online dan pengasuhan positif kepada anak.
Ketua DPW PIM Sulsel, Ida F. Noer Haris yang membuka acara mengatakan bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan dan para orang tua, agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital serta mampu mengenali berbagai modus penipuan yang marak terjadi di dunia maya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya perempuan, agar semakin cerdas dan waspada dalam menggunakan teknologi digital serta tidak mudah terjebak dalam berbagai modus penipuan online,” ujarnya.
Semangat Raden Ajeng Kartini diharapkan terus menginspirasi perempuan untuk lebih berdaya, mandiri, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman.
Sementara itu, mewakili DPC PIM Sinjai Andi Rusmiati menilai, momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan bagi perempuan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan kemajuan zaman, termasuk dalam hal penguasaan teknologi.
“Perempuan hari ini harus melek digital. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk melindungi keluarga, terutama anak-anak dari dampak negatif penggunaan internet,” ujarnya.
Sekretaris DPC PIM Sinjai itu menekankan pentingnya peran ibu dalam mendampingi anak di era digital, agar tidak mudah terpapar konten negatif maupun menjadi korban penipuan online.
“Kita harus hadir sebagai orang tua yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga membimbing dan memberikan pemahaman kepada anak dalam menggunakan teknologi secara bijak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Rusmiati yang juga merupakan anggota DPRD Sinjai ini mengajak perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
“Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan keluarga yang cerdas dan tangguh di era digital,” tegasnya.
Acara seminar ini diikuti seluruh perwakilan DPC PIM se-Sulsel, dan diisi narasumber dari OJK Sulsel serta psikolog dari Universitas Negeri Makassar (UNM).







