Berhasil Tekan Stunting, Sinjai Diganjar Dana Insentif Fiskal 5 M dari Kemenkeu RI

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menerima Dana Insentif Fiskal (DIF) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) senilai lebih dari Rp5 miliar. (foto: ist)
banner 120x600

JAKARTA, PERMATANEWS | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Kitta ini berhasil menerima Dana Insentif Fiskal (DIF) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) senilai lebih dari Rp5 miliar.

Penyerahan DIF dilakukan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan fiskal ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan Sinjai dalam mengoptimalkan berbagai program percepatan penurunan stunting di daerah.

Penetapan penerima tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 330 Tahun 2025, yang mencantumkan 50 daerah penerima DIF, terdiri atas 3 provinsi, 38 kabupaten, dan 9 kota se-Indonesia.

Bupati Ratnawati menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menggunakan dana tersebut sebaik mungkin.

“Dana insentif ini akan kami manfaatkan secara efektif untuk memperkuat intervensi gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan kualitas sanitasi dan edukasi masyarakat. Target kami jelas: Sinjai bebas stunting,” tegasnya.

Rakornas yang turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka itu diikuti oleh jajaran kementerian, lembaga, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun virtual.

Dalam arahannya, Wapres Gibran menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting.

“Penanganan stunting harus komprehensif, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga mencakup tempat tinggal, sanitasi, air bersih, dan drainase yang layak. Kolaborasi lintas sektor harus berjalan,” tegasnya.

Penerimaan DIF ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Sinjai di bawah kepemimpinan Hj. Ratnawati Arif dalam menekan angka stunting melalui pendekatan terpadu dan berkelanjutan.***