Warga di Desa Sukamaju Sinjai Swadaya Perbaiki Jalan Berlubang Demi Keselamatan

Warga Lingkungan Appasarenganjae, Dusun Tombolo, Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, bergotong royong memperbaiki jalan berlubang secara swadaya. (Foto: AZ/doc)
banner 120x600

SINJAI, PERMATANEWS | Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga RT 02 RW 03, Lingkungan Appasarenganjae, Dusun Tombolo, Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

Secara swadaya, warga bersama-sama memperbaiki jalan berlubang yang selama ini kerap tergenang air dan menjadi licin saat musim hujan, Minggu (14/6/2026).

Perbaikan dilakukan karena kondisi jalan yang rusak dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan turun.

Genangan air yang menutupi lubang jalan sering kali menyulitkan pengendara untuk mengetahui kondisi permukaan jalan sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua RT 02 RW 03 Appasarenganjae, Baharuddin mengatakan bahwa material yang digunakan untuk menutup lubang jalan berasal dari hasil swadaya masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan bersama.

“Jalan ini merupakan akses yang setiap hari dilalui masyarakat. Saat hujan, lubang sering tertutup genangan air sehingga cukup berbahaya bagi pengendara, apalagi pada malam hari karena berada di jalur perkampungan antar desa,” ujarnya.

Baharuddin menjelaskan, perbaikan dilakukan sebagai solusi cepat untuk mengurangi risiko kecelakaan, sekaligus meningkatkan kenyamanan warga yang melintasi ruas jalan tersebut.

Baharuddin juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara sukarela terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama masyarakat Appasarenganjae dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.

“Semangat kebersamaan warga masih sangat kuat. Mereka bergotong royong dengan sukarela demi keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan bersama,” katanya.

Ia berharap budaya gotong royong yang selama ini terjaga dapat terus dipertahankan.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial dan kekompakan antarwarga,” tutupnya.***