SINJAI, PERMATANEWS | Dugaan pembobolan brankas yang melibatkan oknum Kepala Unit
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sangiaseri Kecamatan Sinjai Selatan.
BRI Kantor Cabang Sinjai, kini tengah dalam proses pemeriksaan internal.
Pihak BRI memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan berdampak pada dana nasabah.
Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Sinjai, Dandy Wardana menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku guna mengungkap secara menyeluruh kronologi dan modus yang terjadi.
Ia menegaskan, BRI bersikap proaktif dan kooperatif dalam membantu aparat penegak hukum dengan menyediakan data serta informasi yang dibutuhkan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“BRI memastikan bahwa kejadian ini tidak akan merugikan nasabah, baik di Unit Sangiaserri maupun di seluruh jaringan BRI,” ujar Dandy, Jumat (24/4/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa kasus ini terungkap melalui sistem pengawasan internal BRI, yang secara aktif mendeteksi adanya indikasi pelanggaran.
Hal ini menjadi bukti bahwa mekanisme kontrol internal perusahaan berjalan efektif.
Sebagai tindak lanjut, BRI terus melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap sistem dan prosedur operasional guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan.
Selain itu, BRI menegaskan komitmennya dalam menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk kecurangan (fraud).
“Setiap oknum yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku serta dikenakan sanksi internal yang tegas,” jelasnya.
Langkah ini diambil, kata Dandy, sebagai bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam setiap aktivitas operasional BRI.***







