SINJAI, PERMATANEWS | Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Emmy Kartahara Malik menegaskan komitmennya memperkuat intervensi terpadu dalam menekan angka stunting di Kecamatan Sinjai Utara, yang saat ini tercatat sebanyak 105 kasus.
Hal tersebut disampaikan dalam Lokakarya Mini Lintas Sektor dan Forum Konsultasi Publik Bidang Kesehatan Triwulan I Tahun 2026 UPTD Puskesmas Balangnipa, Rabu (4/3/2026).
Menurut Emmy, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari edukasi remaja, pendampingan calon pengantin, pemantauan ibu hamil, hingga pengawasan tumbuh kembang bayi dan balita.
“Kolaborasi lintas sektor terus kami perkuat agar penanganan berjalan efektif dan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa menekankan bahwa pelayanan kesehatan dasar merupakan kewajiban pemerintah daerah sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ia berharap forum tersebut melahirkan langkah konkret berbasis data untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Sinjai Utara.
“Dengan sinergi yang solid, pemerintah optimistis angka stunting dapat ditekan secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya.***







