Wabup Sinjai Ingatkan OPD: Program Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Dari forum Musrenbang, Wabup Sinjai Andi Mahyanto Mazda mengingatkan OPD agar program pembangunan tidak sekadar formalitas. (foto: ist)
banner 120x600

SINJAI, PERMATANEWS | Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak menyusun program sekadar formalitas.

Setiap kebijakan pembangunan ditegaskan harus tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Andi Mahyanto saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (5/2/2026).

Pada hari ketiga pelaksanaan, Musrenbang digelar serentak di tiga kecamatan, yakni Sinjai Utara, Tellulimpoe, dan Bulupoddo.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Mahyanto menekankan, Musrenbang merupakan tahapan krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Dokumen tersebut, kata dia, tidak boleh hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi harus benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“RKPD harus menjadi instrumen pembangunan yang adil, efektif, dan berkelanjutan. Program yang dirumuskan wajib tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh usulan masyarakat disinergikan dengan kemampuan keuangan daerah serta diselaraskan dengan visi RPJMD 2025–2029 guna mewujudkan Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan.

Selain fokus pada kebutuhan lokal, RKPD 2027 Pemkab Sinjai turut mengintegrasikan program strategis nasional Asta Cita, diantaranya makan bergizi gratis, pendirian Koperasi Merah Putih, penguatan kualitas SDM melalui Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, hingga pembangunan rumah layak huni.

Menutup arahannya, Andi Mahyanto mengapresiasi dukungan DPRD Kabupaten Sinjai, khususnya dari Dapil I, serta menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Musrenbang di Sinjai Utara, Tellulimpoe, dan Bulupoddo diharapkan melahirkan program-program inovatif yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di lapangan,” pungkasnya.***