SINJAI, PERMATANEWS | Aksi kekerasan dalam keluarga kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Seorang pria tewas setelah dibacok secara brutal oleh adik kandungnya sendiri di Dusun Sumpang Ale, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Jumat malam (23/1/2026)
Korban, Henky Bin Subuh (53), petani setempat, tewas di lokasi kejadian akibat luka bacok serius. Pelaku adalah AR Bin Subuh (41), petani asal Desa Balampesoang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.
Plt. Kasi Humas Polres Sinjai, IPTU Agus Santoso mengatakan, peristiwa berdarah itu bermula saat pelaku bermalam di rumah orang tuanya atas permintaan keluarga.
Situasi memanas ketika korban datang ke rumah dalam kondisi emosi. Korban membawa sebatang kayu dan sebilah parang, lalu berteriak mengancam akan menghabisi seluruh anggota keluarga di dalam rumah.
“Pelaku berusaha mencegah korban masuk ke rumah. Korban sempat memukul pelaku dengan kayu dan mencoba mencabut parang,” ujar Iptu Agus.
Merasa terancam, pelaku lebih dulu menghunus parang miliknya dan menebas lengan kiri korban. Korban yang terluka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah jalan raya.
Namun pelaku mengejar dan melakukan pembacokan berulang kali hingga korban roboh dan meninggal dunia di tempat.
Setelah kejadian, pelaku kembali ke rumah orang tuanya. Personel Polsek Sinjai Selatan yang menerima laporan segera mendatangi TKP, mengamankan pelaku, serta menyita sebilah parang sebagai barang bukti.
Pelaku sudah kami amankan dan proses penyidikan masih berjalan,” tegas IPTU Agus.
Jenazah korban dievakuasi petugas UPTD Puskesmas Samaenre ke UGD untuk keperluan visum.
Kasus ini menambah daftar panjang konflik keluarga yang berujung maut di Sinjai dan menjadi peringatan keras tentang bahaya emosi yang tak terkendali.***







