SINJAI, PERMATANEWS | Suasana tenang Dusun Maddakko, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai mendadak mencekam.
Dua pria yang masih terikat hubungan keluarga terlibat perkelahian satu lawan satu menggunakan senjata tajam (Sajam), Jumat (23/1/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.
Insiden berdarah itu mengakibatkan keduanya mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Sinjai untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Dua pria tersebut diketahui bernama Marsuki (45) dan Kamaruddin (47). Ironisnya, keduanya bukan orang asin
Mereka merupakan ipar dan sama-sama berprofesi sebagai petani yang berdomisili di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat.
Menurut informasi yang dihimpun, perkelahian terjadi di kebun milik Kamaruddin.
Adu mulut yang diduga picu persoalan lama terkait sengketa lokasi kebun berubah menjadi duel berbahaya.
Dalam perkelahian tersebut, kedua pihak saling menyerang menggunakan senjata tajam.
Kamaruddin mengalami luka tusuk di dada kiri serta luka terbuka di lutut kiri, sementara Marsuki menderita luka terbuka di bagian leher akibat tebasan parang.
Usai kejadian, warga sekitar yang panik langsung memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke rumah sakit untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Plt. Kasi Humas Polres Sinjai, IPTU Agus Santoso membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebutkan bahwa konflik lama menjadi pemicu utama hingga berujung kekerasan.
“Benar telah terjadi perkelahian satu lawan satu yang mengakibatkan kedua pihak mengalami luka serius. Saat ini keduanya masih menjalani perawatan medis dan kasusnya dalam penanganan pihak kepolisian,” ujar IPTU Agus Santoso.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan cara kekerasan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar kondusif dan kooperatif memberikan informasi kepada kepolisian,” tutupnya.***







