BONE, PERMATANEWS | Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menyambangi Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono untuk mempelajari pengelolaan sampah terpadu dari hulu hingga hilir.
Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Bone mencari solusi konkret dan berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah.
Pertemuan berlangsung di Balai Kota Magelang, Jawa Tengah pada Senin (5/1/2026).
Andi Asman menilai Kota Magelang layak menjadi contoh karena mampu menekan volume sampah ke TPA melalui sistem pemilahan masyarakat serta penerapan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).
“Kami ingin belajar langsung. Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya dan diarahkan agar memberi nilai ekonomi,” ujar Andi Asman, Selasa (6/1/2026).
Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga peluang menciptakan lapangan kerja dan manfaat ekonomi bagi masyarakat jika dikelola secara tepat.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memaparkan keberhasilan daerahnya yang telah mencapai tingkat pengelolaan sampah sebesar 94,84 persen.
Capaian tersebut didukung penguatan bank bank sampah, edukasi masyarakat, pengolahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
“Kesadaran memilah sampah di tingkat keluarga adalah kunci. Bank sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga sumber ekonomi warga,” kata Damar.
Selain itu, Pemkot Magelang mengembangkan program berbasis masyarakat seperti kampung organik, kampung iklim, sekolah Adiwiyata, dan kampung mandiri sampah guna menekan sisa 5,16 persen sampah yang belum terkelola.
“Pengelolaan sampah berhubungan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.***







