Rutan Sinjai dan BNNK Bone Jalin Kolaborasi Berantas Narkotika

Rutan Kelas IIB Sinjai dan BNNK Bone jalin kolaborasi berantas narkotika. (foto: ist)
banner 120x600

SINJAI, PERMATANEWS | Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sinjai menjalin sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone, Selasa (25/8/2025).

Hal itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yang berlangsung di Aula Pertemuan Rutan Kelas IIB Sinjai.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan warga binaan.

Penandatanganan kerjasama yang dilakukan menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Rutan Kelas IIB Sinjai, Darman Syah menegaskan bahwa sinergi ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan Rutan yang sehat dan bebas dari narkoba.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan BNNK Bone. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan sekaligus memberikan edukasi yang berkelanjutan, baik kepada petugas maupun warga binaan,” ujarnya.

Sementara Kepala BNNK Bone La Muati mengatakan hal yang sama. Ia turut memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba

Ia menyambut baik kerjasama ini dan berharap agar program rehabilitasi yang dijalankan di Rutan Sinjai dapat memberi dampak positif bagi warga binaan.

“Semoga setelah mengikuti program rehabilitasi di Rutan Sinjai, para warga binaan bisa kembali produktif, meninggalkan narkoba, serta mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” harapnya.

Sebagai wujud nyata komitmen, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine bagi pegawai dan warga binaan.

Sinergi antara Rutan Sinjai dan BNNK Bone diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk sosialisasi, tetapi juga melalui program-program pembinaan yang berkesinambungan, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan serta menjaga integritas pegawai.***