SINJAI, PERMATANEWS | Nasib tragis dialami dua warga Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik yang dipasang sebagai jerat untuk menghalau babi di area persawahan, Sabtu (8/8/2026) malam.
Kedua korban masing-masing Siara (66) dan Rusli (30), yang memiliki hubungan keluarga sebagai mertua dan menantu.
Siara dan Rusli merupakan warga Dusun Bulujampi, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Kapolsek Sinjai Selatan, AKP Anwar membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi di area persawahan milik warga di Dusun Topangka, Desa Bulukamase, Kecamatan Sinjai Selatan.
“Benar, ada dua warga yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik,” ujar AKP Anwar.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 21.40 WITA. Berdasarkan keterangan saksi bernama Tolleng (51), kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WITA saat dirinya bersama kedua korban meninggalkan rumah di Desa Gareccing menggunakan sepeda motor.
Mereka kemudian menuju Sungai Topangka, Desa Bulukamase untuk mencari ikan. Setibanya di lokasi, ketiganya terlebih dahulu singgah di rumah keluarga untuk menyampaikan rencana mencari ikan menggunakan accu berdaya 500 watt.
Usai mencari ikan, ketiganya kemudian hendak pulang dengan melewati pematang sawah warga.
Saat melintas, kedua korban diduga tidak menyadari adanya kabel telanjang yang masih dialiri listrik di sekitar area persawahan.
Kabel tersebut diduga dipasang oleh pemilik sawah untuk menghalau babi yang kerap masuk ke area persawahan dan merusak tanaman padi.
Saat melewati area tersebut, betis korban diduga tersangkut kabel hingga menyebabkan keduanya tersengat aliran listrik. Kedua korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Sinjai Selatan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Surahmat langsung mendatangi lokasi.
Polisi melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mengidentifikasi korban, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti meninggalnya kedua korban.***







