SINJAI, PERMATANEWS | Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil terus ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik.
Melalui program pelayanan kesehatan jemput bola, ia memastikan masyarakat di pelosok tetap mendapatkan akses layanan yang layak.
Komitmen tersebut kembali terlihat dalam kegiatan pelayanan kesehatan di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kamis (26/3/2026).
Di bawah arahannya, tim UPTD Puskesmas Tengngalembang turun langsung memberikan layanan kepada warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses fasilitas kesehatan.
Berbagai layanan diberikan secara langsung di lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis hingga edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi untuk tidak hanya mengobati, tetapi juga mencegah penyakit sejak dini.
“Pelayanan ini rutin kami lakukan sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” tegas dr. Emmy.
Kehadiran layanan kesehatan di wilayah terpencil tersebut disambut antusias oleh masyarakat.
Warga, khususnya lansia dan mereka yang memiliki keluhan kesehatan, memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Tak hanya fokus pada pelayanan medis, tim kesehatan juga memberikan penyuluhan terkait pencegahan penyakit dan pentingnya pemeriksaan rutin.
Edukasi ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri.
Dikenal sebagai pemimpin yang aktif dan responsif, dr. Emmy terus mendorong jajarannya untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Ia menilai, pelayanan kesehatan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, melainkan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah paling terpencil.
Langkah ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai terus memperkuat pelayanan berbasis pemerataan, memastikan tidak ada warga yang terlewat dari akses layanan kesehatan.







