SINJAI, PERMATANEWS | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Deteksi Dini, Preventif, dan Respons Penyakit, yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai di Aula Hotel Rofina, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat upaya kesehatan daerah dalam menghadapi tantangan transisi epidemiologi serta mendukung Visi Presiden 2025–2029 menuju Indonesia Emas 2045.
Andi Jefrianto menegaskan, pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan sinergi lintas sektor untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
“Pembangunan kesehatan tidak bisa hanya bertumpu pada sektor kesehatan. Hanya 30 persen yang dapat diselesaikan dari dalam, sisanya 70 persen memerlukan kolaborasi antar sektor,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya Transformasi Kesehatan, khususnya penguatan Layanan Primer yang berfokus pada upaya promotif dan preventif, serta peningkatan Sistem Ketahanan Kesehatan dalam menghadapi potensi wabah.
Selain itu, ia menekankan tiga program prioritas di bidang kesehatan, yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Penuntasan Tuberkulosis (TBC), dan Pembangunan Rumah Sakit yang lengkap dan berkualitas.
Dua diantaranya adalah Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Penuntasan TBC telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Rakor ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kesehatan daerah dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sinjai.
Kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Sinjai dari Komisi I Andi Rusmiati Rustham, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai A. Irwansyahrani Yusuf, Kepala Dinkes Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik, para kepala OPD, perwakilan TP-PKK, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Sinjai.***







