SINJAI, PERMATANEWS | Dunia properti Sulawesi Selatan (Sulsel) berduka. Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, Machmud Lambang meninggal dunia pada Kamis dini hari (12/2/2026).
Kabar wafatnya Machmud Lambang cepat menyebar melalui berbagai pesan dan ucapan belasungkawa di sejumlah grup percakapan.
Kepergian pria kelahiran 1970 itu mengejutkan banyak pihak, mengingat masa jabatannya sebagai Ketua DPD REI Sulsel periode 2023-2026 masih tersisa.
Koordinator Wilayah (Korwil) IV JBBSS (Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Selayar) DPD REI Sulsel, A. Adry Ismawan Putra membenarkan kabar tersebut.
Ia mengaku mengetahui informasi duka itu sekitar pukul 05.00 Wita saat membuka pesan WhatsApp.
“Kami sangat berduka. Tadi subuh sekitar jam 3 beliau berpulang. Saya buka WA jam 5 sudah ramai kabar. Kami benar-benar kehilangan,” ujar Adry.
Menurutnya, almarhum sebelumnya sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Makassar akibat sakit lambung.
Ia dirawat selama sekitar sepekan sebelum mengembuskan napas terakhir di RS Primaya Makassar. Jenazah rencananya dimakamkan di Kabupaten Wajo.
Adry juga menyebut, keluarga bahkan telah menyiapkan rencana untuk membawa almarhum berobat ke Penang, Malaysia. Namun, takdir berkata lain.
Di mata Adry, Machmud Lambang adalah sosok pemimpin yang memiliki semangat tinggi dan komitmen kuat dalam mendorong pertumbuhan sektor perumahan dan properti di Sulsel.
“Saya pribadi merasa sangat kehilangan. Beliau sosok yang punya semangat luar biasa. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima semua amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutupnya.
Kepergian Machmud Lambang menjadi kehilangan besar bagi keluarga, kolega, serta seluruh jajaran REI Sulsel.







